Posts filed under 'Nasional'
Jeritan BBM si Budi Kecil
Inget lagu Iwan Falls yang ada liriknya si Budi Kecil menggigil gitu lah, punten Kang Iwan kalau liriknya agak-agak salah. BBM naik lagi, benarkah naik kayaknya lebih cocok dibilang ganti harga deh. Fenomena di sebuah pangkalan minyak tanah di bilangan Sukaleueur, Kopo, Bandung. Si Budi, bocah itu terlihat berpeluh diterpa mentari siang bulan Mei di Kota Bandung. Ada apa Budi? Budi adalah si anak sulung Bu Imas, seorang pedagang gorengan di sekitar pasar Astana Anyar Bandung. Budi baru kelas 5 SD, dan dia punya cita-cita ingin menjadi seorang polisi. Siang itu, Budi sedang mengantri membeli minyak tanah untuk keperluan kompor minyak Ibunya. Ibu Imas seorang janda dengan 4 orang anak, suaminya meninggal dunia akibat kecelakaan truk di kawasan Subang. Sontak Bu Imas harus berjuang membesarkan 4 orang anaknya, tak berlebihan rasanya, Bu Imas adalah pahlawan yang berusaha membesarkan dan mendidik si Budi kecil dan ketiga adiknya.
Budi mendapatkan 3 liter minyak tanah dengan harga Rp. 3.500,00. ” Di warung si Abang mah tiasa Rp. 4.000,00 saleter A, janten mendingan di dieu atuh.”, kata Budi dengan senyum polosnya. Tapi ucapan bocah kecil itu terngiang di telinga saya. Karena merasa penasaran, saya coba telisik lebih jauh. Siang itu kebetulan Bu Imas, baru selesai berdangang di kios kelontongnya di sekitar pasar. Kebetulan saya mengenal keluarga Bu Imas, salah satu Ibu yang rajin ke pengajian Subuh. Subahanallah, Saya kagum betul dengan beliau. Saya jadi rindu dengan Ibu saya. Dia bercerita soal sulitnya hidup sekarang, sekolah mahal, sembako mahal, dan lain-lain yang harganya murah untuk pendapatan di atas 20 juta perbulan (ngasih pertimbangan UMR Bandung sekitar 800ribuan per bulan). Dia bilang kalo BBM naik bisa kolaps perekonomian keluarga janda 4 anak ini. Bayangin belum naik aja, harga terigu dah melejit, belum minyak goreng yang merupakan nyawa usahanya. ” Cobi, rakyat teh kedah kumaha , Cep? Kirang-kirang na mah pamarentah urang mah ngan paduli ka jalmi ageung, anu ngagaraksak kahirupan rakyat leutik. Mana jangjina pa SBY teh? Ayeuna mah anging Allah anu uninga kana jangji, sareng cariosan pamarentah teh. Da Ibu mah rumaos jalmi Bodo”. Itu perkataan Bu Imas,ada yang gak ngerti baik saya terjemahkan deh , “Coba, rakyat harus bagaimana, Dik? Pemerintah kita hanya peduli kepada orang gedean, yang merusak kehidupan orang-orang kecil. Mana Janji Pak SBY? Sekarang hanya Allah yang tahu janji sama omongan pemerintah kita. Ibu merasa orang bodo.” Satu hal yang pasti, pemerintah untuk mengalihkan ketergantungan BBM menjadi gas LPG tidak sampai ke rakyat yang seharusnya membutuhkan, paling tidak keluarga Bu IMas.
Lalu BBM naik, apakah ada dampak positifnya buat bangsa Indonesia. Hmm mari kita sama-sama fikirkan. Saya ingin memberikan sudut pandang seorang Shidqy Aufa Hadian yang Alhamdulillah dapat kesempatan mengkaji soal BBM ini tahun lalu,(walaupun kurang optimal).Terhadap kenaikan harga BBM, ini intrepretasi saya berdasarkan data, persepsi beberapa dosen dari beberapa prodi di ITB, beberapa pejabat ESDM, alumni, termasuk persepsi saya pribadi.
BBM atau bahan bakar minyak ini terdiri dari minyak tanah, solar, pertamax, avtur, dll. (intinya bahan bakar yang termasuk derivat dari minyak bumi tapi dalam fasa cair berbentuk minyak, tidak termasuk gas alam cair ataupun LPG). Lalu mengapa ini bermasalah? Hmm tolong difikirkan lagi secara teknis dengan pengambilan minyak bumi sebersar 1 juta barrel dari dalam bumi Indonesia, diperkirakan cadangan minyak Indonesia akan bertahan tak lebih dari 17 tahun (dengan asumsi tidak ada lompatan teknologi berarti untuk meningkatkan teknologi eksplorasi dan lifting minyak). Mengapa bermasalah, apabila kita berfikir secara logis. Semua bencana ini terjadi karena beberapa hal, antara lain adalah kepemilikan dominan perusahaan asing terhadap ladang minyak bumi Indonesia (yang diperhalus dengan aneka kontrak), dan ketergantungan bangsa Indonesia yang sangat tinggi terhadap minyak bumi. Secara hukum ekonomi, apabila ketergantungan tinggi terhadap suatu barang, maka tingkat permintaan akan tinggi, dan harga barang tersebut akan tinggi, apalagi ditambah dengan jumlahnya yang terbatas (minyak bumi adalah sumber daya alam yang tak dapat diperbaharui).
Gila memang, BBM adalah suatu candu yang sangat berbahaya yang harus diwaspadai. Dan yang Kami minta inilah akar permasalahan yang paling fundamental terhadap kenaikan harga BBM. Tingakat produksi Indonesia adalah 1 juta barel per hari, di mana sebagian besar produksi minyak (lifting minyak mentah) dilakukan oleh multi national corporation (MNC). 400 ribu barel diolah di kilang untuk memenuhi kebutuhan BBM nasional, dan 600 ribu lainnya diekspor sebagai minyak mentah. Kebutuhan minyak bumi yang telah diolah (BBM) adalah 800 ribu barel. Dan minus 400 ribu barel BBM kita impor dari luar baik berupa minyak mentah maupun BBM. Gila? Ya, secara kasat mata minyak bumi Indonesia dijual dengan harga US$ 120/ barel dan dalam bentuk minyak mentah, dan kita harus membeli BBM dengan volume cukup besar. Hmm, ini tidak logis secara ilmiah, sehingga pemerintah untuk subsidi BBM harus menganggarkan ratusan triliun dana APBN.
Wow ini fenomena bangsa kita! Coba fikirkan ! Renungkan! Saatnya Bergerak Kawan! Dengan Itikad untuk Indonesia Yang Lebih Baik! Bangun, Kita Orang Kuat!
Untuk Tuhan, Bangsa, dan Almamater!
Salam Ganesha!
Add comment May 31, 2008
Paradoks Sosial-Ekonomi
Tak tahu apa yang jelas tejadi di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini. Fenomena aneh, gak logis, atau bahkan mengerikan terjadi di sini. Perlu digarisbawahi mengenai fenomena mengerikan. Apakah fenomena itu? Gak ajuh dari kebutuhan dasar manusia yaitu makanan. Pernah cek di TV, radio, surat kabar, atau media lainnya. Nyaris kesemua media tersebut memuat kasus mengenai gizi buruk dan atau korelasinya yaitu kondisi perekonomian mikro (dalam kasus ini adalah rumah tangga) yang lemah terhadap perubahan dan gejolak multidimensional, terutama ekonomi.
Add comment April 15, 2008
Korelasi Golongan Darah dan Karakteristik Manusia
Gologan darah A
- Biasanya orang yang bergolongan darah A ini berkepala dingin, serius, sabar dan kalem atau cool, bahasa kerennya.
- Orang yang bergolongan darah A ini mempunyai karakter yang tegas, bisa di andalkan dan dipercaya namun keras kepala.
- Sebelum melakukan sesuatu mereka memikirkannya terlebih dahulu. Dan merencanakan segala sesuatunya secara matang. Mereka mengerjakan segalanya dengan sungguh-sungguh dan secara konsisten.
- Mereka berusaha membuat diri mereka se wajar dan ideal mungkin.
- Mereke bisa kelihatan menyendiri dan jauh dari orang-orang.
- mereka mencoba menekan perasaan mereka dan karena sering melakukannya mereka terlihat tegar. Meskipun sebenarnya mereka mempunya sisi yang lembek seperti gugup dan lain sebagainya.
- Mereka cenderung keras terhadap orang-orang yang tidak sependapat. Makanya mereka cenderung berada di sekitar orang-orang yang ber’temperamen’ sama.
Gologan darah B
- Orang yang bergolongan darah B ini cenderung penasaran dan tertarik terhadap segalanya.
- Mereka juga cenderung mempunyai terlalu banyak kegemaran dan hobby. Kalau sedang suka dengan sesuatu biasanya mereka menggebu-gebu namun cepat juga bosan.
- Tapi biasanya mereka bisa memilih mana yang lebih penting dari sekian banyak hal yang di kerjakannya.
- Mereka cenderung ingin menjadi nomor satu dalam berbagai hal ketimbang hanya dianggap rata-rata. Dan biasanya mereka cenderung melalaikan sesuatu jika terfokus dengan kesibukan yang lain. Dengan kata lain, mereka tidak bisa mengerjakan sesuatu secara berbarengan.
- Mereka dari luar terlihat cemerlang, riang, bersemangat dan antusias. Namun sebenarnya hal itu semua sama sekali berbeda dengan yang ada didalam diri mereka.
- Mereka bisa dikatakan sebagai orang yang tidak ingin bergaul dengan banyak orang.
Gologan darah O
- Orang yang bergolongan darah O, mereka ini biasanya berperan dalam menciptakan gairah untuk suatu grup. Dan berperan dalam menciptakan suatu keharmonisan diantara para anggota grup tersebut.
- Figur mereka terlihat sebagai orang yang menerima dan melaksakan sesuatu dengan tenang. Mereka pandai menutupi sesuatu sehingga mereka kelihatan selalu riang, damai dan tidak punya masalah sama sekali. Tapi kalau tidak tahan, mereka pasti akan mencari tempat atau orang untuk curhat (tempat mengadu).
- Mereka biasanya pemurah (baik hati), senang berbuat kebajikan. Mereka dermawan dan tidak segan-segan mengeluarkan uang untuk orang lain.
- Mereka biasanya di cintai oleh semua orang, “loved by all”. Tapi mereka sebenarnya keras kepala juga, dan secara rahasia mempunyai pendapatnya sendiri tentang berbagai hal.
- Dilain pihak, mereka sangat fleksibel dan sangat mudah menerima hal-hal yang baru.
- Mereka cenderung mudah di pengaruhi oleh orang lain dan oleh apa yang mereka lihat dari TV.
- Mereka terlihat berkepala dingin dan terpercaya tapi mereka sering tergelincir dan membuat kesalahan yang besar karena kurang berhati-hati. Tapi hal itu yang menyebabkan orang yang bergolongan darah O ini di cintai.
Gologan darah AB
- Orang yang bergolongan darah AB ini mempunyai perasaan yang sensitif, lembut.
- Mereka penuh perhatian dengan perasaan orang lain dan selalu menghadapi orang lain dengan kepedulian serta kehati-hatian.
- Disamping itu mereka keras dengan diri mereka sendiri juga dengan orang-orang yang dekat dengannya.
- Mereka jadi cenderung kelihatan mempunyai dua kepribadian.
- Mereka sering menjadi orang yang sentimen dan memikirkan sesuatu terlalu dalam.
- Mereka mempunyai banyak teman, tapi mereka membutuhkan waktu untuk menyendiri untuk memikirkan persoalan-persoalan mereka.
Referensi :bukuygkubaca.blogspot.com/feeds/posts/default/3891569326039651085 – 11k –
library.stikom.edu/detailresensi.asp?id=404 – 20k
Add comment March 5, 2008
Visit Indonesia … remember the national awakening
20 Mei 1908, Sejumlah pelajar dan mahasiswa pribumi mendirikan satu gerakan nonkonvensional ( bukan pergerakan militer) pertama di Indonesia (saat itu Hindia-Belanda). Adalah Dr. Wahidin Sudiro Husodo, dan Dr. Sutomo yang menggagas berdirinya pergerakan organisasi sosial yang diberi nama Budi Utomo. Budi Utomo yaitu budi yang utama, maksudnya adalah memberikan suatu kontribusi terhadap masyarakat yang hidup di bawah penindasan dan diskriminasi HAM kolonial Hindia-Belanda.
Budi Utomo mengusung kepentingan rakyat Indonesia terutama dalam pendidikan dan irigasi pertanian. Saat itu, hak untuk mengenyam pendidikan hanya diperoleh oleh segelintir orang yang merupakan golongan priyayi pribumi. Itu pun pendidikan yang hanya sampai pendidikan dasar. Berdirinya Budi Utom adalah babak baru dalam perjuangan bangsa Indonesia untuk memperjuangkan kemerdekaan di mana perjuangan dilakukan bukan melalui kontak senjata. Berdirinya Budi Utomo memicu berdirinya organisasi-organisasi baik sosial maupun politik yang memperjuangkan hak bangsa Indonesia sebagai koloni alias jajahan Hindia-Belanda. Dan terbukti perjuangan tokoh-tokoh cendekiawan ini bersama perjuangan fisik para pejuang membawa perubahan kepada bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia secara resmi menjadi negara merdeka dan berdaulat. 20 Mei diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional.
100 tahun berlalu, saat ini tahun 2008, Secara de yure, Indonesia sudah mengenyam kemerdekaan selama lebih dari setengah abad. Pemerintah Indonesia mencanangkan Visit Indonesia 2008 dengan slogan remember the national awakening. Ada yang salah?Tentu saja tidak . Tapi tidak sepenuhnya benar. Alasannya.
Benar…Pada dasarnya 20 Mei 1908, adalah salah satu momen yang sangat berarti bagi bangsa Indonesia. Ada suatu pepatah, Bangsa yang besar adalah bangsa yang selalu mengingat jasa para pahlawannya. Selain itu momen ini diharapkan menjadi suatu momen untuk memperbaiki kondisi bangsa Indonesia. salah satunya mungkin pariwisata. Di saat berjibun harta budaya Indonesia di-claim sebagai budaya bangsa lain. Ketika milyaran rupiah ditransfer menjadi US dollar ke luar negeri hanya untuk kepentingan pariwisata di negeri lain. Yang menyebabkan komplikasi multidimensional (ekonomi-politik-sosial budaya). Berapa persen kontribusinya, nampaknya perlu dicari data akuratnya.
Salah…. Banyak sekali kebijakan searah yang tidak difollowupi lebih jauh. Hanya sebagai kebijakan represif atau hanya kebijakan reaktif. Jika seperti ini, visit Indonesia 2008 hanya sebagai penutup mulut kritikus, dan masyarakat. Dan menjadi argumen pembenaran, bahwa pemerintah sedang berupaya meningkatkan kinerja sektor pariwisata. Sektor yang dianggap sangat terpuruk, terkait dengan claim secara internasioal terhadap banyak kekayaan budaya Indonesia oleh pihak asing. Pertanyaannya bila seperti itu, Silakan cari solusi yang jauh lebih cerdas dan feasible. Bukan solusi dewa yang tak mungkin direalisasikan. Silakan berjuang di bidang kita masing- masing. Berkontribusi untuk sesuatu yang lebih baik dan bermanfaat bagi Nusa dan Bangsa ini. Sebagaimana firman Allah SWT, Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi yang lainnya.
Mari Bermimpi,
Mari Berfikir,
Mari Bertindak,
Untuk sesuatu yang lebih baik..
Add comment March 5, 2008
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
1 comment February 25, 2008